Skip to main content

Posts

Hujan, Penantian Rindu dan Sujud

"Dialah Allah Yang mengirimkan angin yang menggerakkan awan; lalu Ia membentangkannya di langit sesuai dengan kehendak-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kau lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka bila Ia menurunkannya kepada siapa saja dari hamba-hamba-Nya yang Ia kehendaki, mereka pun bergembira ria". (QS. Ar-Ruum: 48) ******* "...All my bags are packed, I’m ready to go. I’m standin’ here outside your door. I hate to wake you up to say, goodbye... Cause I’m leaving on a jet plane, and I don’t know when I’ll be back again. Oh, babe, I hate to go..." (Leaving on a Jetplane) Sangat ingin menyanyikan kembali lagu ini. Semoga moment yang didambakan akan segera terwujud.

Perjalanan, Ikhtiar, Doa, dan Impian

Road to Jamin Ginting, 21 April... ...Kutunggu selalu dirimu, selalu. Walaupun kutahu kau jauh... (kabisat1988.blogspot.com) ''Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.'' (QS Al-Baqarah: 216). ******* "...Coba katakan dimana aku harus menunggu. Di Tapaktuan tanah kelahiran yang indah angkuh. Atau Meulaboh pantainya sayang di kuras laut. Mungkin di Sigli sumur-sumur berair payau. Di antara perawan-perawan ningrat Aceh Timur. Di tengah kehidupan baru Aceh Utara. Di telau-telau rimba tusam di Takengon barangkali..." (Coba Katakan Dimana Aku Harus Menunggu, HASYIM KS) *******

Surat dari Ibu dan Ayah (Kutipan dari Video)

Anakku, Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku. Suatu ketika aku memecahkan piring, atau menumpahkan sup di atas meja karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku. Orang tua itu sensitif, selalu merasa bersalah saat kamu berteriak. Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan, aku harap kamu tidak memanggilku "Tuli!". Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya. Maaf Anakku, aku semakin tua. Ketika lututku mulai lemah, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku bangun. Seperti bagaimana aku selalu membantumu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan. Aku mohon jangan bosan denganku. Ketika aku terus mengulangi apa yang kau katakan seperti kaset rusak, aku harap kamu mendengarkanku. Tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku. Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon? Kamu mengulangi apa yang kamu m...

Merintis Sikap dalam Keyakinan

•    "Wahai calon penyempurna agamaku, ku nanti engkau dalam sujud panjangku. Aku mencintaimu karena agamamu. Jika engkau hilangkan agamamu dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu"(Imam Nawawi). [...Menyerahkan hati dipeluk Ilahi; saat gelisah dalam penantian penuh kesabaran ini, saat hati rindu pada dia insan yang kucintai dalam diam dan sepi. Menyimpulkan doa di penghujung malam; saat istikharah didambakan dari Dia Sang Maha Pencipta Alam, saat hatinya adalah pilihan Allah 'tuk temani jiwa yang temaram....] ******* •    “...Penantian terkadang membuat waktu menjadi percuma di kala hanya bisa menunggu bertopang dagu, membersitkan logika akan ketidakpastian & bayang penasaran, serta menjadi kesempatan syaitan membisikkan suudzon mendalam. Namun, jika penantian diiringi perjuangan akan persiapan meraihnya dari Allah dengan cara yg baik, maka sikap optimis & keyakinan yang tumbuh. Hingga penantian itu 'kan berbuah manis yg mutlak untuk dinikmati ...

Penggalan Peneduh Hati, Pemicu Emosi, Pelipur Lara

[...Bukanlah percuma Allah meletakkan anda dalam bidang itu. Bukanlah percuma Allah mengkaruniakan anda kecerdasan itu. Bukanlah percuma Allah memasukkan kelemahan itu. Bukanlah percuma Allah memberikan ujian seberat itu. Bukanlah percuma Allah membiarkan anda berjalan dalam keadaan seperti itu. Melainkan Allah Maha Tahu anda akan memberikan sesuatu dalam bidang itu. Melainkan Allah Maha Tahu anda bakal mengembangkan ilmu-ilmu itu. Melainkan Allah Maha Kuasa akan temukan anda dengan insan-insan ikhlas membantu. Melainkan Allah Maha Pengasih dan Penyayang mau menguatkanmu. Melainkan Allah ingin anda tahu betapa tingginya kasih sayang-Nya padamu...] "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah kamu dustakan" (QS. Ar-Rahman: 13) ******* "...Tetaplah di sisiku Ya Allah. Dimanakah ku harus berlabuh. Saat semua dermaga menutup pintu dan berkata: Ini bukan untukmu. Segara menjauh karena disini bukan tempatmu. Ya Allah, katakan padaku dermaga untukku berlabuh, agar ku segera menghela ...

Kupinang Kau dengan ....

Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya. Melalui ta’aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk melanjutkannya menuju khitbah. Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang perempuan. Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang sekarang amatlah berbeda. Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka menggenapkan agamanya. Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk ‘merebut’ sang perempuan muda, dari sisinya. “Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?” tanya sang setengah baya. “Iya, Pak,” jawab sang muda. “Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? ” tanya sang setengah baya sambil menunjuk si perempuan. “Ya Pak, sangat mengenalnya, ” jawab sang muda, mencoba meyakinkan. “Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelum...

Doaku Pada-Mu, Ya Allah...

(Jika memang diriku adalah tulang rusukkmu...) Tuhanku Yang Maha Cinta, Bantulah aku malam ini dan di hari-hari yang panjang dalam hidupku yang sehat dan damai, untuk melembutkan suaraku, meneduhkan wajahku, dan menganggunkan perlakuanku kepada keluarga dan sesamaku, agar indah cinta di dalam keluargaku, dan ag ar aku Kau temukan dengan belahan jiwa yang pekertinya indah. Jika aku belum sesuai bagi belahan jiwa yang indah, yang sedang Kau simpan itu, aku mohon Engkau memudahkan perubahan sikap dan perilakuku, agar aku segera Kau ijinkan untuk dimanjakannya dalam pernikahan yang mesra dan setia.... :) ***************** (Jika memang dirimulah tulang rusukku...) Tuhanku Yang Maha Cinta, Bantulah aku malam ini dan di hari-hari yang panjang dalam hidupku yang sehat dan damai, untuk menjernihkan pikiranku, menghaluskan emosi dan perasaanku, memberikanku kekuatan dan ketangguhan raga untuk menyongsong rezeki-Mu yang halal dari segala penjuru, menganugerahiku kesabaran dan keistiqamah...